Minggu, 02 Juni 2013

MAKALAH IPA


MAKALAH
MAKANAN , GIZI DAN PENYAKIT
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas mandiri  Pada
 Mata Kuliah
ILMU PENGETAHUAN ALAM
Dosen Pengampu :
Mu’minah,M.KIM

 
 







Disusun Oleh :
Rohimah
NPM : 1207.0403



JURUSAN PGMI
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID)
CIAMIS
2012/2013



KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Dzat Alloh SWT karna atas nikmat dan karunia-Nya saya bisa membuat dan menyelesaikan tugas Mandiri yang berjudul                             " MAKANAN GIZI DAN PENYAKIT  . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada Nabi besar kita Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan sampai kepada kita semoga mendapat syafaat darinya, Amiin.
                                          
Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Bapak Dr. H. Fadlil Munawwar Manshur, M.S sebagai rektor IAID Ciamis
2.      Ibu Mu’minah,M.KIM sebagai dosen pengampu mata kuliah ILMU PENGETAHUAN ALAM  yang telah memberikan bimbingannya, serta
3.      Rekan-rekan yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini.

Saya mengetahui dan menyadari, dalam penyusunan makalah ini tidak luput dari kesalahan dan kekurangan. Baik dalam segi penulisan maupun dalam segi isi materinya. Oleh karena itu, saya mengharapkan adanya saran yang yang bisa memotivasi saya dari para pembaca agar  kedepannya jauh lebih baik lagi.

Akhir kata, saya mohon ma’af atas segala kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini.


Ciamis,      Mei 2013


          Penulis
DAFTAR ISI                                                                                      
KATA PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ .ii
BAB 1 PENDAHULUAN ......................................................................................... 1
A.    Latar Belakang ..............................................................................................1
B.     Rumusan Masalah ........................................................................................ 1
C.    Tujuan ............................................................................................................ 1
BAB 11 PEMBAHASAN .......................................................................................... 2
A.    MAKANAN ................................................................................................... 2
Ø  Fungsi makanan Sehat ........................................................................... 2
·         Sebagai Energi .................................................................................. 2
·         Sebagai Pembangun ..........................................................................2
·         Sebagai Pelindung .............................................................................2
B.     GIZI ................................................................................................................3
Ø  Unsur- unsur yang terkandung dalam Zat Gizi .................................. 4
·         Karbohidrat ...................................................................................... 4
·         Air .......................................................................................................4
·         Protein ................................................................................................4
·         Lemak .................................................................................................4
·         Vitamin ...............................................................................................5
·         Mineral ...............................................................................................6
C.    PENYAKIT ................................................................................................... 7
Ø  Klasifikasi penyakit Gizi Salah ..............................................................8
·         Penyakit Bawaan ...............................................................................8
·         Penyakit-penyakit Berdasarkan  Ketidak Seimbangan antar
 “ Intake”Dan “Requirement” dan zat-zat Gizi ............................  9
·         Penyakit Gizi Lebih .......................................................................... 9
·         Penyakit Gizi Kurang ....................................................................... 9
·         Penyakit –penyakit Keracunan Makanan ...................................... 9
BAB III PENUTUP ................................................................................................. 10
A.    Kesimpulan ................................................................................................. 10
Daftar Pustaka ......................................................................................................... 11

BAB 1
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
Semua yang hidup butuh makan. Tumbuhan,hewan dan juga manusia butuh makan. Tumbuhan akan layu dan kemudian akan mati jika tidak mendapat air yang mengandung makanan. Demikian pula manusia dan hewanpun akan mati jika tidak mengkonsumsi makanan dan minuman.[1]
Untuk mempertahankan hidupnya makhluk hidup harus berkembang. Makhuk hidup harus mendapat gizi yang cukup dari makan yang dikonsumsinya.
Bagi manusia, makanan juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, sebab bagi manusia makan tidak hanya asal kenyang saja, tetapi apa yang dimakannya harus mengandung zat-zat dan vitamin-vitamin serta mineral yang diperlukan oleh tubuh.
Manusia memerlukan berbagai gizi bagi tubuhnya agar dapat berkembang secara normal. Namun apabila zat gizi yang dibutuhkan oleh manusia tidak terpenuhi maka manusia akan menderita penyakit, berbagai penyakit yang disebabkan karena kekurangan gizi, seperti busung lapar dan yang lainnya. Makanan yang kita konsumsi secara berlebihan juga dapat menyebabkan suatu penyakit bila kita tidak berhati-hati. Bila tidak mengkonsumsi makanan ( nilai gizinya kurang) ataupun kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan secara berlebih maka sudah pasti kita akan menderita penyakit yang dikarenakan kedua hal tersebut. Sehingga manusia harus mengkonsumsi makana secara tepat, sesuai dengan gizi yang dibutuhkan tubuh.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari makanan?
2.      Apa fungsi dari makanan sehat?
3.      Apa pengertian dari gizi?
4.      Unsur- unsur apa saja yang terkandung dalam zat gizi?
5.      Apa saja penyakit yang disebabkan karena kelebihan dan kekurangan gizi?
C.    Tujuan
Kami menulis makalah ini dengan tujuan untuk mengetahui pengertian dari makanan, fungsi dari makanan sehat, pengertian dari gizi, unsur- unsur yang terkandung dalam zat gizi, dan penyakit yang disebabkan karena kelebihan dan kekurangan gizi.                                                                                                                                                                                                                                                                              
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Makanan
Secara definitif, menurut UU RI Nomor 7 Tahun 1996, pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk didalamnya adalah bahan tambahan pagan, bahan baku pangan,  dan bahan lain yang diperutukkan bagi proses penyimpanan,pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman.[2]
Makanan yang memenuhi syarat kesehatan atau makanan sehat adalah makanan yang higienis, bergizi, dan berkecukupan. Makanan yang higienis adalah makan yang tidak mengandung kuman penyakit atau zat yang dapat membahayakan kesehatan. Makanan yang bergizi adalah makanan yang cukup mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin dalam jumlah yang seimbang sesuai kebutuhan. Makanan yang berkecukupan adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh pada usia dan kondisi tertentu. Selain memenuhi persyaratan pokok tersebut, perlu diperhatikan juga cara memasak makanan, suhu makanan pada saat disajikan, dan bahan makanan yang mudah dicerna.

Ø Berdasarkan fungsinya makanan sehat digolongkan menjadi tiga:[3]
·         Sebagai sumber energy , yaitu zat makanan dapat menyediakan energi untuk berbagai aktivitas tubuh. Zat makanan yang berperan dalam menghasilkan energi adalah karbohidrat dan lemak. Dalam keadaan darurat, protein juga bisa sebagai sumber energi. Kandungan Kalori setiap 1gram zat makanan karbohidrat adalah 4,1 Kalori ; lemak 9,3 Kalori ; protein 4,1 Kalori ( 1 Kalori = 1 kilokalori )
·         Sebagai pembangun dan sumber pertumbuhan tubuh, yaitu zat makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan penggantian sel tubuh yang rusak. Zat makanan yang berperan adalah protein dan beberapa mineral.
·         Sebagai pelindung, yaitu zat makanan yang berperan menjaga keseimbangan (homeostasis) proses biologis atau metabolisme dalam tubuh. Metabolisme itu misalnya mengatur kerja hormon, mengatur pertumbuhan tulang, mempengaruhi kerja jantung, dan mengatur penghantaran impuls sel syaraf. Zat makanan yang berperan adalah protein, vitamin, mineral, air.

Ø Selain ketiga fungsi utama tersebut, makanan juga berfungsi untuk :
·         Menjaga tubuh dari kondisi stres yang biasanya terjadi jika seseorang terkena penyakit, menerima tekanan kerja yang cukup berat, atau mendapat masalah yang menggangu emosionalnya. Jika cukup nutrien akan tahan terhadap kondisi stres ini, karena nutrien yang cukup menjaga tubuh dalam kondisi optimal.
·         Meningkatkan inteligensi, beberapa penelitian menunjukan bahwa kecukupan gizi pada masa bayi mempengaruhi inteligensi. Ibu hamil kurang gizi (terutama jika kekurangan protein dan karbohidrat) melahirkan anak dengan kemampuan belajar rendah.
·         Memelihara fungsi reproduksi, terdapat kolerasi antara kecukupan nutrien dengan kemampuan bereproduksi wanita. Beberapa penelitian menunjukan bahwa wanita yang mengalami defisiensi nutrien lebih sering keguguran ketika hamil dan bermasalah selama hamil.
B.     Gizi
Kata gizi berasal dari kata ‘nutrition”, artinya sesuatu yang mempengaruhi proses perubahan semua jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh, yang dapat mempertahankan kehidupan. Zat gizi adalah elemen yang ada dalam makanan yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral. dan air.
Makanan bergizi sangat diperlukan oleh manusia. Manusia seharusnya selalu mengkonsumsi makanan bergizi. Makanan bergizi  bukan berarti makanan yang mahal dan enak saja. Makanan bergizi merupakan makanan yang  mengandung zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh yaiu karbohidrat, protein. Lemak.   Mineral, air, dan vitamin.  Zat-zat tersebut membantu manusia untuk memenuhi sumber energi, zat pembangun, dan zat pengatur.
Tidak satupun makanan yang mengandung gizi lengkap sehingga dapat memenuhi keperluan tubuh, baik dalam jumlah mupun susunan macam zat gizinya. Karena itu manusia perlu makan berbagai macam bahan makanan untuk dapat mencukupi kebutuhannya.[4]Pada masa pertumbuhan , perkembangan, dan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, tubuh manusia memerlukan substansi kimia yang disebut zat gizi. Zat gizi atau disebut nutrient adalah setiap zat yang dicerna, diserap, oleh tubuh.[5]

Ø Unsur- unsur yang terkandung dalam zat gizi
·         Karbohidrat
Karbohidrat disebut juga hidrat arang. Karbohidrat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kehangatan badan, menghasilkan energy dan member rasa kenyang. Karbohidrat adalah sumber energi yang utama.
           Menurut bentuknya karbohidrat digolongkan menjadi  tiga golongan yaitu : monosakarida, disakarida, polisakarida, Sumber karbohidrat  berasal dari makanan pokok sepertti biji-bijian ( beras, jagung), ubi-ubian (kentang, singkong ubi jalar), dan kacang-kacangan.
·         Air
Air berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu tubuh. Jika kekurangan air, tubuh akan                              menjadi lemas. Pada kondisi normal, manusia membutuhkan sekitar 2,5 liter air setiap.hari. Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia dan jenis pekerjaannya. Air yang diperlikan adalah air jernih, tidak berasa, tidak berbau, dan terbebas dari kuman penyakit.
·         Protein 
Sumber protein adalah daging, unggas (ayam), hati, ikan, telur, susu, kacang-kacangan dan hasilnya seperti tahu dan tempe.Protein bermanfaat dan sangat esensial untuk pertumbuhan dan menggantikan jaringan tubuh yang rusak jika protein cukup maka daya tahan tubuh terhadap infeksi akan meningkat. Protein diambil dari makanan diubah menjadi asam amino dalam tubuh[9].Protein yang berasal dari hewani seperti susu, mengandung asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (nabati) jika dikonsumsi secara beraneka ragamnya, contohnya kacang-kacangan ditambah dengan sayuran dan sedikit protein hewani, akan menghasilkan asam amino yang lengkap.Kekurangan protein dapat mengganggu pertumbuhan, sementara kelebihan protein dapat mengganggu fungsi ginja

·         Lemak
Lemak dapat diperoleh dari lemak jenuh seperti lemak hewan, mentega, margarin, keju, dan minyak kelapa; dan lemak tidak jenuh seperti minyak zaitun, minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak wijen, dan minyak ikan. Lemak yang diberikan bisa tidak jenuh atau minyak jenuh. Lemak jenuh umumnya berasal dari binatang dan makanan yang diproses dari binatang serta minyak kelapa.Lemak tidak jenuh berasal dari minyak ikan dan dari tumbuh-tumbuhan. Susu dan keju mengandung lemak jenuh tetapi juga mengandung kalsium dan protein. Lemak merupakan zat gizi untuk tumbuh kembang sebagai sumber energi.
·         Vitamin
Vitamin adalah zat organic esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah relative sedikit untuk pemeliharaan kesehatan dan pertumbuhan normal. [10]Vitamin penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin terdiri atas:Vitamin larut dalam air (vitamin B kompleks dan vitamin C) dan Vitamin larut dalam lemak (vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K). Vitamin larut air mudah rusak oleh pemanasan, karena itu makanan yang kaya vitamin ini jangan dimasak dalam jangka waktu yang berlebihan. Vitamin larut dalam lemak biasanya disimpan dalam tubuh dan karenanya tidak dibenarkan memberikan dalam dosis yang berlebihan.
·         Vitamin A(termasuk beta karotin dan retinol) sangat penting untuk pertumbuhan, melawan infeksi, untuk penglihatan dan pertumbuhan tulang serta kesehatan kulit. Vitamin A juga berguna untukmemperkuat daya tahan tubuh. Kekurangan vitamin A mengakibatkan penyakit rabun senja dan kulit menjadi kusam dan kering. Sumber dari vitamin A yaitu : hati, telur, beta karotin, wortel, tomat, pepaya, ubi merah, mangga masak, dan lain-lain.
·         Vitamin B terdiri atas beberapa jenis antara lain: vitamin B1,B2, B6, dan B12. Vitamin B1 berfungsi untuk membantu metabolisme karbohidrat dan mengatur keseimbangan air dalam tubuh. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit beri-beri. Vitamin B2 berfungsi membantu pembakaran sari-sari makanan di dalam sel, memelihara jaringan syaraf, kornea, dan kulit. Kekurangan vitamin B2 mengakibatkan penglihatan mata menjadi kabur (katarak), peradaran kornea mata, luka di sudut mata, bibir mengelupas dan radar kulit. Vitamin B6 berfungsi membantu metabolisme protein, pembentukan sel darah, merangsang kerja syaraf, dan memelihara kesehatan kulit. Kekurangan vitamin B6 menyebabkan penyakit palagra ( penyakit yang ditandai dengan radang kulit), gangguan pada pusat alat pencernaan., dan radang rongga mulut. Vitamin B 12 berfungsi untuk membantu pembentkan sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia pernisiosa, yaitu sel darah merah yang sangat sedikit dan mudah hancur. Gabungan dari vitamin B disebut vitamin B Kompleks. vitamin B Kompleks  dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan sistim saraf. Sumber dari vitamin B adalah daging, hati, tahu, sardin, telur, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, susu dan hasilnya, ragi instan, pisang, avokad.
·         Vitamin C Dibutuhkan untuk pertumbuhan, mengganti jaringan yang rusak, kesehatan kulit, membantu penyerapan zat besi dan pembentukan dan pemeliharaan zat perekat tubuh yang mengikat sel-sel tubuh. Kekurangan vitamin C menyebabkan pembuluh kapiler rapuh, sehingga menimbulkan perdarahan, skorbut ( perdarahan guzi), gigi mudah goyah dan luka sulit sembuh. Sumber dari vitamin C adalah buah-buahan khususnya jeruk, stroberi, sayuran hijau, dan kentang.
·         Vitamin D,Dibuat di bawah kulit melalui sinar matahari dan sangat berguna untuk penyerapan kalsium dan fosfor yang berguna untuk kesehatan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin D menyebabkan penyakit tulang (rakitis). Sumber dari vitamin D adalah ikan salmon, tuna, sardin, susu, keju, dan telur.
·         Vitamin E, Dibutuhkan untuk mempertahankan struktur sel tubuh, membantu menjaga serta membentuk sel darah merah,dan berperan dalam sistem reproduksi. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kemandulan. Sumber vitamin E adalah, sayuran, minyak, kacang-kacangan, avokad.
·         vitamin K, vitamin K berperan dalam pembentukan potrombin dalam hati. Protombin diperlukan dalam pembekuan darah. Kekurangan vitamin K menyebabkan perdarahan dan darah sukar membeku. Bahan makanan yang mengandung vitamin K antara lain hati, biji-bjian, dan sayuran hijau
·         Mineral
Di dalam tubuh manusia, mineral berfungsi sebagai zat pembangun dan zat pengatur. Mineral diperlukan untuk prosesmetabolisme tubuh. Mineral diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Walaupun sedikit, mineral harus tetap ada dalam makanan yang kita konsumsi. Jika kekurangan mineral, maka kesehatan tubuh akan terganggu. Mineral terdapat dalam berbagai bahan makanan. Akan tetapi tidak ada bahan makanan yang mengandung semua jenis mineral. Oleh karena itu manusia memerlukan berbagai macam makanan untuk memenuhi semua kebutuhan mineral.

Ø Mineral yang dibutuhkan tubuh antara lain:
·         Zat Besi, Zat besi dibutuhkan untuk perkembangan fisik maupun mental. Bayi yang baru lahir mempunyai cadangan zat besi sampai usia 6 bulan. Sesudahnya sangat penting untuk mendapat zat besi dari tambahan makanan karena kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia yang dapat membuat anak lemas dan mudah lelah.Sumber zat besi dari hewani seperti daging, hati, ikan salmon, sardin, telur, dan lain-lain; dari nabati seperti sayuran hijau dan kacang-kacangan.
·         Kalsium, Sangat penting untuk kesehatan bagi pembentukan tulang dan gigi. 400 ml susu sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium sehari untuk balita usia I — 5 tahun.Sumber kalsium adalah susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, kacang-kacangan kering, sardin, teri, dan wijen.
·         Zinc (Seng),Sangat penting untuk pertumbuhan juga pembentukan sistim kekebalan. Dianjurkan ada di dalam menu sehari-hari. Sumbernya adalah ikan, daging merah, kacang tanah, cereal
·         fosfor, banyak terkandung dalam daging, susu, biji- bijian, dan sayur- sayuran. Zat fosfor berguna untuk pembentukan tulang dan sel-sel tubuh.
·         yodium,banyak terkandung dalam garam beryodium, sayur- sayuran dan ikan laut.  Yodium berguna untuk mencegah penyakit gondok.

Ø Menu makanan bergizi seimbang terdapat dalam empat macam makanan. Yaitu:
1.      Makanan pokok. Misalnya beras, jagung, ubi, sagu, dan gandum.
2.      Lauk pauk, misalnya daging, telur, tahu, dan tempe.
3.      Sayuran, misalnya, kol, kangkung, bayam, dan kacang panjang.
4.      Buah-buahan misalnya pisang, pepaya, jeruk,apel, dan mangga.
Empat macam makanan di atas telah memenuhi syarat makanan bergizi. Selain bergizi, makanan yang dimakan harus menyehatkan, artinya harus bersih, segar, dan benar cara mengolahnya. Jika makanan yang berupa sayur atau buah sudah layu dan salah mengolahnya, maka telah berkurang nilai gizinya.

C.    Penyakit
Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Manusia tidak dapat melangsungkan kehidupannya tanpa adanya asupan makanan yang diserap oleh tubuh. Namun sering kali manusia tidak memperhatikan makanan yang dimakannya, sehingga hal ini berimbas pada kesehatan manusia itu sendiri yang menyebabkan timbulkan penyakit  dalam tubuh manusia.
Sumber penyakit yang paling pokok berasal dari makanan. Oleh sebab itu, bangsa yang tidak banyak ragam makanannya, jenis penyakitnya juga sedikit.[12]Penelitian di bidang nutrisi mempelajari antara hubungan makanandan minuman terhadap kesehatan dan penyakit, khususnya dalam menentukan diet yang optimal. Pada masa lalu, penelitian mengenai nutrisi hanya terbatas pada pencegahan penyakit kurang gizi dan menentukan standard kebutuhan dasar nutrisi pada makhluk hidup. Angka kebutuhan nutrisi (zat gizi) dasar ini dikenal di dunia internasional dengan istilah Recommended Daily Allowance (RDA).
Seiring dengan perkembangan ilmiah di bidang medis dan biologi molekular, bukti-bukti medis menunjukkan bahwa RDA belum mencukupi untuk menjaga fungsi optimal tubuh dan mencegah atau membantu penanganan penyakit kronis. Bukti-bukti medis menunjukkan bahwa akar dari banyak penyakit kronis adalah stres oksidatif yang disebabkan oleh berlebihnya radikal bebas di dalam tubuh. Penggunaan nutrisi dalam level yang optimal, dikenal dengan Optimal Daily Allowance (ODA), terbukti dapat mencegah dan menangani stres oksidatif sehingga membantu pencegahan penyakit kronis. Level optimal ini dapat dicapai bila jumlah dan komposisi nutrisi yang digunakan tepat. Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan mengatasi efek samping dari pengobatan. Karena itu, nutrisi / gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan yang optimal dan peningkatan kualitas hidup. Hasil ukur bisa dilakukan dengan metode antropometri.
Gangguan gizi adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh kurangnya zat-zat vitamin tertentu sehingga mengakibatkan tubuh kita mengalami gangguan gizi.Penyakit gangguan gizi yang pertama kali ditemukan adalah scorbut pada tahun 1497 atau lebih populer kita kenal dengan penyakit sariawan. Pada waktu itu Vasco da Gama dalam pelayarannya menuju Indonesia telah kehilangan lebih dari separuh anak buahnya yang meninggal akibat penyakit ini.[rujukan?] Baru pada permulaan abad XX para ahli kedokteran dapat memastikan bahawa penyakit ini diakibatkan karena kekurangan vitamin C
Ø  KLASIFIKASI PENYAKIT GIZI SALAH
Penyakit gizi salah dapat digolongkan kedalam tiga kelompok yaitu:
·         Penyakit-penyakit bawaan, berdasarkan kesalahan susunan genetik yang menyebabkan kelainan dalam sintesa enzim, yang dimulai dari kesalahan genetik, metabolisme (dengan perantara enzim), sehingga menyebabkan terjadinya penyakit. Penyakit-penyakit ini disebut juga dengan “inbornerros of metabolism”. Penyakit gizi akibat kesalahan genetik dapat menyebabkan:Enzim tertentu menurun sehingga mengakibatkan penderita akan mengalami intoleransi glukosa, intoleransi fruktosa dan lain-lain; penyakit gangguan metabolism; penyakit degeneratif (penurunan).
Contoh kesalahan genetik dapat menyebabkan produksi insulin menurun sehingga dapat mengakibatkan gangguan metabolisme glukosa rusak (diabetes militus)
·         Penyakit-penyakit berdasarkan ketidak seimbangan antara“intake” dan “requirement” dan zat-zat gizi. Dilihat dari intake dan requirement ada dua kemungkinan:
·         Penyakit gizi lebih. Contoh: Obesitas yang berkembangan menjadi diabetes militus, jantung koroner, immunity diseases, dan lain-lain.
·           Penyakit gizi kurang Contoh kwashiorkor (yang disebabkan karena kekurangan kalori dan protein), marasmus (yang disebabkan karena kekurangan kalori), busung lapar (yang disebabkan karena kekurangan protein).
·         Penyakit – penyakit keracunan makanan,. keracunan makanan adalah gejala yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang beracun atau terkontaminasi bakteri atau mikroorganisme. Gejala yang paling umum adalah sakit perut, pusing, muntah dan diare. Makanan yang dapat menyebabkan terjadinya gejala keracunan makanan, bisa juga nampak kurang membahayakan, misalnya warna, rasa dan bentuk fisik yang tampak normal dan tidak ada tanda-tanda kerusakan, tetapi ternyata mengandung bakteri atau mikroorganisme yang membahayakan


















BAB III
PENUTUP
Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk didalamnya adalah bahan tambahan pagan, bahan baku pangan,  dan bahan lain yang diperutukkan bagi proses penyimpanan,pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman.
Berdasarkan fungsinya makanan sehat digolongkan menjadi tiga yakni, sebagai sumber energy, pembangun dan sumber pertumbuhan tubuh, dan Sebagai pelindung.Selain ketiga fungsi utama tersebut, makanan juga berfungsi untuk menjaga tubuh dari kondisi stress,meningkatkan inteligensi, dan memelihara fungsi reproduksi.
Kata gizi berasal dari kata ‘nutrition”, artinya sesuatu yang mempengaruhi proses perubahan semua jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh, yang dapat mempertahankan kehidupan. Zat gizi adalah elemen yang ada dalam makanan yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral. dan air.
Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Manusia tidak dapat melangsungkan kehidupannya tanpa adanya asupan makanan yang diserap oleh tubuh. Namun sering kali manusia tidak memperhatikan makanan yang dimakannya, sehingga hal ini berimbas pada kesehatan manusia itu sendiri yang menyebabkan timbulkan penyakit  dalam tubuh manusia.  Penyakit gizi salah dapat digolongkan kedalam tiga kelompok yaitu:
·         Penyakit-penyakit bawaan, berdasarkan kesalahan susunan genetik yang menyebabkan kelainan dalam sintesa enzim, yang dimulai dari kesalahan genetik, metabolisme (dengan perantara enzim), sehingga menyebabkan terjadinya penyakit. Penyakit-penyakit ini disebut juga dengan “inbornerros of metabolism”.
·         Penyakit-penyakit berdasarkan ketidak seimbangan antara“intake” dan “requirement” dan zat-zat gizi. Dilihat dari intake dan requirement ada dua kemungkinan:
·         Penyakit gizi lebih. Contoh: Obesitas yang berkembangan menjadi diabetes militus, jantung koroner, immunity diseases, dan lain-lain.
·         Penyakit gizi kurang Contoh kwashiorkor (yang disebabkan karena kekurangan kalori dan protein), marasmus (yang disebabkan karena kekurangan kalori), busung lapar (yang disebabkan karena kekurangan protein).
·         Penyakit – penyakit keracunan makanan,. keracunan makanan adalah gejala yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang beracun atau terkontaminasi bakteatau mikroorganisme. Gejala yang paling umum adalah sakit perut, pusing, muntah dan diare.

































DAFTAR PUSTAKA










Tidak ada komentar:

Posting Komentar